Review #5 -TRAIN TO BUSAN (2016)-

-TRAIN TO BUSAN-


Sinopsis :

Ketika virus zombie menyerang Korea Selatan, beberapa penumpang kereta harus bertahan hidup didalam kereta dari Seoul menuju Busan.

=====
Film berkonsep zombie mungkin menjadi elemen yang menyenangkan bagi setiap orang.Entah zombie bisa menebar ketakutan yang hinggap dan tinggal lama di ingatan penontonnya, atau dengan make up sempurna yang bisa menakut-nakuti penontonnya di bioskop hingga membuatnya enggan untuk menonton lagi atau dengan alasan yang lain.

Terhitung sejak 5 tahun terakhir, hanya ada 2 film berkonsep zombie yang menghibur dan sama-sama dirilis pada tahun 2013 lalu.Ada World War Z nya Brad Pitt yang seru tapi tak tinggal lama di ingatan penontonnya.Ada juga Warm Bodies, film berkonsep zombie nyeleneh ketika zombie mencintai seorang anak manusia.Dan di tahun 2016 ini, Korea Selatan yang sangat disegani di dunia perfilman lewat sineas-sineas nya yang hebat mempersembahkan sebuah karya invasi zombie terbaru, Train To Busan.

Fokus utama cerita ada pada sebuah keluarga dimana Soo-An (Soo-an Kim) yang meminta sang ayah Seok Woo ( Yoo Gong) untuk mengantarkannya ke Busan, dimana Busan merupakan tempat dimana ibunya yang juga mantan istri Seok Woo ini tinggal setelah resmi berpisah dari sang suami.Seok Woo yang sempat menolak permintaan anaknya tersebut karena kesibukannya sebagai manajer keuangan sebuah perusahaan, akhirnya melunak untuk mengantarkan anaknya dengan kereta api cepat KLX yang berakhir menjadi tujuan lain yang lebih besar, bertahan hidup.

Sekilas, Train To Busan memang tak menjual premis yang baru.Tetapi dengan set nya di lorong-lorong kereta api, Train To Busan bisa disebut sebagai kombinasi World War Z dengan Snowpiercer yang juga sama-sama dirilis 3 tahun silam.Train To Busan yang tayang perdana di Cannes Film Festival bulan mei lalu juga berhasil menjadi box office di negaranya sendiri dengan sukses besar menarik 5 juta penonton hanya dalam waktu 5 hari!

Train To Busan memang tak menampilkan premis yang baru, tetapi dengan membawa set sempitnya di lorong-lorong kereta api, Train To Busan sanggup dan berhasil menggenjot jantung penontonnya lewat scoring-scoring dan tensi yang dahsyat.Zombie nya pun bukan sekedar zombie yang terkesan malas terutama make up nya yang terlihat menyeramkan serta gerak tubuhnya yang karakteristik.

Train To Busan tak hanya meninggalkan kesan menyeramkan dalam filmnya, Sang-ho Yeon, sang sutradara juga "sopan" tak meninggalkan trademark film-film Korea Selatan dengan melodrama nya yang menyentuh apalagi di 30 menit akhir filmnya.Akting cast nya juga memancarkan emosi dari para penontonnya yang sukses menjadi ketegangan serta ketakutan penontonnya untuk tetap menikmati filmnya hingga end credit muncul.

=====

Overall, berbekal premis yang sudah usang tetapi Train To Busan benar-benar tahu dan bisa memanfaatkan potensi lain yang lebih besar untuk bisa menakut-nakuti penontonnya dan membuat penontonnya meluapkan emosinya dengan melodrama-melodrama nya yang bikin "baper".


Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates